Kylian Mbappe dipastikan tidak akan tampil dalam leg kedua play-off Liga Champions saat Real Madrid menghadapi Benfica. Cedera lutut yang dideritanya kembali kambuh pada Selasa, membuat sang bintang harus menepi dari aktivitas tim. Sebelumnya, Mbappe juga absen saat Los Blancos berlaga di Piala Super Spanyol dan kemenangan atas Real Sociedad sepuluh hari lalu.

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, awalnya berharap Mbappe bisa tampil pada laga melawan Benfica. Namun kenyataannya, penyerang asal Prancis itu harus meninggalkan sesi latihan lebih awal karena rasa nyeri yang kembali muncul. Keputusan ini diambil demi menjaga kondisi fisiknya agar tidak semakin parah.
Meski mengalami cedera, Mbappe sebelumnya tetap tampil penuh saat menghadapi Benfica di Lisbon dan Osasuna di Pamplona. Namun manajemen dan staf medis Real Madrid memutuskan untuk menahan sang pemain dari skuad, agar cedera lututnya dapat ditangani dengan lebih serius sebelum laga-laga penting berikutnya.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Fokus Pemulihan untuk Laga Mendatang
Selain absen melawan Benfica, Mbappe juga dipastikan tidak akan bermain saat Real Madrid menjamu Getafe akhir pekan ini. Penyerang 27 tahun itu memilih menghentikan aktivitasnya sementara untuk memulihkan kondisi lutut secara optimal. Tujuannya adalah memastikan dirinya siap secara fisik untuk laga melawan Celta Vigo pada 7 Maret.
Mbappe ingin memastikan tubuhnya benar-benar fit menjelang babak 16 besar Liga Champions jika Real Madrid berhasil lolos. Strategi ini diambil untuk menghindari cedera yang lebih serius dan menjaga konsistensi penampilan di kompetisi penting.
Keputusan ini menunjukkan betapa pentingnya menjaga kesehatan fisik bagi pemain bintang, terutama menjelang momen krusial di kalender sepak bola Eropa. Real Madrid pun mendukung langkah konservatif Mbappe demi kepentingan jangka panjang tim.
Baca Juga: UEFA Selidiki Dugaan Rasisme terhadap Vinicius Jr. di Liga Champions
Potensi Operasi Jika Cedera Tak Membaik

Laporan terbaru menyebutkan bahwa jika cedera lutut Mbappe tidak membaik, ada kemungkinan ia harus menjalani prosedur artroskopi. Meskipun sebagian besar media memperkirakan Mbappe akan kembali bermain pada bulan Maret, sumber dari El Chiringuito menekankan potensi operasi kecil jika kondisi lutut tetap bermasalah.
Saat ini, Mbappe lebih memilih pengobatan konservatif, menggabungkan fisioterapi, istirahat, dan latihan ringan. Pendekatan ini diharapkan cukup untuk menyeimbangkan kebutuhan klub dan persiapan fisiknya menjelang Piala Dunia musim panas mendatang.
Arbeloa pun menyampaikan apresiasi terhadap usaha Mbappe yang tetap berjuang bermain meski merasakan ketidaknyamanan. Hal ini menunjukkan profesionalisme tinggi sang pemain, sekaligus kesadarannya akan pentingnya memulihkan kondisi fisik secara tepat waktu.
Strategi Real Madrid Tanpa Mbappe
Real Madrid kini harus bersiap menghadapi dua laga krusial tanpa kehadiran Mbappe. Tim kemungkinan akan mengandalkan Karim Benzema, Vinicius Junior, dan Rodrygo sebagai ujung tombak serangan. Pelatih Arbeloa menekankan pentingnya kerja tim untuk menutup absennya sang bintang.
Tim medis dan staf pelatih juga tengah memantau perkembangan cedera Mbappe setiap hari. Mereka memastikan program rehabilitasi berjalan maksimal agar sang pemain bisa kembali tampil dalam kondisi prima, terutama saat laga penting di Liga Champions.
Kehilangan Mbappe memang menjadi tantangan, namun Real Madrid memiliki skuad yang cukup dalam untuk tetap bersaing di semua kompetisi. Fokus utama saat ini adalah menyeimbangkan performa tim dengan proses pemulihan sang penyerang bintang. Simak terus pembahasan sepak bola terupdate lainnya hanya di footbaltalentspotter.com.
